Sabtu, 19 April 2014

teruntuk perempuan-perempuan yang duduk disekelilingku (kemarin)

selamat jalan, dan akan meninggalkan atau ditinggalkan. selamat datang, dan akan mendatangi atau didatangi. terserah skenario Tuhan saja.

masih dengan sentuhan kopi pahit malam kemarin. bukan malam minggu, tapi malam menuju malam minggu yang berakhir dengan akhir pekan yang lumayan panjang, dan cukup untuk bersantai.

lima perempuan, bercakap dengan hangat. tawa sebagai topeng, berhasil menutupi wajah kami masing-masing akan sebuah kehilangan. malam itu kami merasakan kehilangan. tapi topeng kami tebal sekali. kami masih tertawa terbahak-bahak, sejatinya hati ini macam kerupuk yang akan mengkerut lalu hancur saat terkena air.

satu per satu cerita mengalir dari mulut kami masing-masing. sudah lama tak bersua, wajar saja kami saling lempar ejek, sama seperti saat kami masih usia belia, lengkap dengan seragam putih-abu. akhir pekan ini kami memutuskan untuk menceritakan tentang siapa-siapa saja tamu yang mengetuk hati kami. didatangi ataukah mendatangi. kemudian, siap meninggalkan atau ditinggalkan.

sebut saja Nona Kece dengan segala kecerdasannya. sudah mendapat gelar sarjana, terdepan diantara kami. satu per satu kami akan menyusul. cuma berbeda bulan saja. tunggu. maaf, ceritaku melebar kemana-mana. aku kembali. Nona Kece baru saja meninggalkan tamu yang datang atau ditinggalkan oleh tamu yang datang. entah. yang jelas, biarkan Nona Kece dan sang tamu yang mengetahui cerita versi mereka. aku tidak berhak menghakimi siapa yang salah atau benar diantara mereka. jangan menanyakan alasannya. kalau aku mendengar versi si Nona, alasan si tamu sangat tidak masuk akal. tapi aku yakin, versi si tamu berbeda lagi. perempuan ini terlihat tegar. saat ditanya apakah dia menangis? tidak munafik, dia menyatakan iya. tawa lebar dia tunjukkan pada kami tiap kami bertemu. kadang ketidakhadirannya, menimbulkan sepi. itu yang aku tunggu dari dia. kembali tertawa. tapi bukan topeng. sejatinya, tertawa lepas, layaknya dulu saat kami harus berangkat jam 7 pagi dan pulang jam 5 sore dengan segala aktivitas les diluar sana. yang masih sama, adalah semangatnya yang realistis dan selalu berkeinginan untuk kurus. terimakasih mengenalkanku akan cerita cinta pertama, tawa lepas dan keoptimisan. you're so beautiful ! :)

kedua, Nona Perfeksionis. sebentar lagi sarjana. sama seperti aku. Nona Perfeksionis, "aku sedang membuka lebar-lebar pintuku. ayo, silakan yang ingin mengetuknya." perkataan ringan, yang jelas ada sesuatu berat dibaliknya. aku tahu, sedang ada tamu yang datang mengetuk pintunya. yang aku heran, dia mau memilih yang seperti apa lagi? biarkan dia yang tahu. itu pilihannya. sang Nona sudah jatuh sejatuh-jatuhnya, mungkin dia ingin yang terbaik kelak. semua pun sama. yang terbaik. ada sisi tegar juga saat aku melihat matanya. bukan tidak pernah sedih, justru Nona belajar dari kesedihan selama 4 tahun atau bahkan lebih. sedikit terbutakan oleh cinta remaja saat itu mungkin. terima kasih mengajariku arti tulus, menunggu, hingga tak dianggap lagi. dan berujung bangkit lagi. you're so tough ! :*

selanjutnya, Nona Melankolis. dia juga sama, sebentar lagi sarjana. sang Nona menceritakan perihal tamu yang datang beberapa waktu lalu. kemudian membuat sebuah kesalahan, dan mungkin masih belum termaafkan saat ini. entahlah, aku berdoa untuk kalian berdua, semoga tidak termaafkan untuk selamanya, hanya sebuah skenario kecil yang mungkin bisa mendekatkan kalian. biarkan sang tamu dengan segala kehidupannya. yang berhak mengatur dirinya, hanya dirinya. tugasmu hanya mengingatkan. urusan dia dengan Tuhan biarkan menjadi urusannya. nikmatilah saja rindu saat kalian tak lagi saling berbalas pesan melalui handphone pintar. kamu mengajariku, "jodoh yang terbaik akan datang pada waktu dan tempat yang tepat. tidak terlalu terburu-buru. semua yang terburu-buru belum tentu menghasilkan yang terbaik." jangan marah-marah terus, nikmati masa-masa akhirmu sebagai mahasiswa. selesaikan tanggung jawab. terima kasih mengajariku arti mengingatkan kebaikan pada sesama walau hasilnya tak sesuai harapan. you're so rock ! :)

Nona Super Melankolis. sebentar lagi sarjana. kali ini dia berbeda. tamu datang beberapa waktu lalu. dan menetap hingga kini. meski belum mau dibilang tamu yang akan menetap. yang jelas, tawa malu saat disindir, dan rasa gelisah saat pesan singkat tak kunjung dibalas, terlihat sangat jelas dimata kami malam kemarin. aku merasakan kupu-kupu berterbangan di perutnya. mungkin hingga ke dalam sel-sel tubuhnya. selamat dari kami. doa kami ada untuk kalian, apapun keputusannya. terimakasih, mengingatkanku akan rasa gelisah saat 15 menit tak dibalasnya pesan singkat dari kita, atau tersenyum malu dengan wajah merah. juga terimakasih mengingatkanku akan sebuah kata maaf yang tulus, untuk sebuah kesalahan di waktu lalu. (untuk terimakasih yang kedua, tak perlu kau tau apa alasannya.) what a good friend ! :)

Aku. sebentar lagi menjadi sarjana. sama seperti yang lain. belum ada tamu yang spesial. yang jelas, aku masih bersabar untuk membukakan pintu itu saat waktu dan pada tempat yang sangat tepat. tertawa tegar, sejatinya ada tangis dibaliknya. senang mengingatkan kebaikan. bersabar untuk kembali merasakan gelisah saat 15 menit tak saling berbalas pesan, dan bersabar untuk kembali merasakan malu saat ditanya, "siapa pacarmu sekarang?" :)

perempuan-perempuan yang kemarin malam duduk disekelilingku, terus berlarilah hingga 7 kaki didepan kalian sampai kalian tau apa yang akan terjadi disana. lebih baik begitu. daripada berdiam diri, dan tak tahu apa-apa.

selamat malam
chakima-23.02

Minggu, 09 Februari 2014

jadi begini,

aku pingin belajar bahasa inggris lagi. sekian.

sudah februari

sudah februari saja.
mahasiswa skripsi masih dikejar target.
termasuk aku.

kalau kamu?

Selasa, 31 Desember 2013

karena tak ada cinta yang tak retak

sudah ribuan kali orang membahas apa itu cinta. jangan sebut kamus besar bahasa indonesia kalau mau mengartikan sebuah cinta. karena terlalu banyak macam arti cinta itu. mari, kita duduk sebentar di pojok kedai kopi ini. menikmati sedikit hangatnya cerita cinta akhir tahun.

akhir tahun ini terlalu dingin untuk dinikmati sendirian saja. aku duduk di kedai kopi dengan hanya bertemankan secangkir kopi pahit lengkap dengan dark sugar nya. pun, meja didepanku. tunggu sebentar. di depanku hanya ada secangkir kopi, tak bertuan. tak biasanya aku penasaran seperti ini.

lagi. perempuan. selalu dihadapkan akan sebuah tradisi. mereka selalu bilang, tidak sopan bila seorang perempuan mengajak berkenalan terlebih dahulu. entah seperti ada hasrat membumi mendengar petuah itu. kembali, hanya menetap di hangatnya kursi kayu, yang sebenarnya mendingin karena suasana desember ini.

senyumku mengembang, saat sang tuan dari cangkir kopi di meja depanku kembali pulang. ke mejanya, bukan mejaku. jelas, kami tak pernah saling tahu sebelumnya. mungkin, tidak akan saling tahu juga setelahnya.

aku rasa tepat memilih posisi meja di pojok kedai ini. bertemu sepasang bola mata yang cerdas. tapi terlalu cerdas untuk aku ajak menari diiringi lagu jazz easy listening favoritku. di luar hujan. mata, hati, pikiran bergembira menyambut pasukan air berdatangan membasahi keringnya bumi. bukan hanya bunga di taman yang mengembang, senyumku juga mengembang. aku melemparkan tatapan ini keluar, menikmati tarian para prajurit air yang diutus Sang Tuan untuk membasahi bumi.

senyumanku bertambah mengembang saat tiba-tiba ada sebuah tangan mengajakku bersalaman. oh, ternyata pasukan air dari langit mengamini setiap kata yang aku ucapkan dalam hati. "semoga, sang tuan mengajakku berkenalan. atau sekedar berjabat tangan. dan mungkin akan berjabat tangan dengan ayahku untuk mengucapkan lafaz dalam prosesi ijab qabul nanti". sang tuan mengajakku berjabat tangan. sejenak usus diperutku bermetamorfosis menjadi sebuah kupu-kupu. ratu kupu-kupu dari kerajaan terindah yang didalamnya tinggal para permaisuri seperti yang ada di surga.

sayang, pertemuan itu hanya sepersekian detik. dia hanya mengucapkan terimakasih dan hanya meninggalkan sebuah jejak senyuman. ususku yang bermetamorfosis menjadi sebuah kupu-kupu kembali pada keadaan semula. aku hanya bisa mengamati sebuah punggung tegap itu menuruni tangga dari kedai ini. bayangnya mengikuti dari belakang. perlahan, sang empunya bayangan menghilang.

kembali aku berfokus pada secangkir kopi di hadapanku yang mulai mendingin. aku bahagia bisa berjabat tangan dengannya. terimakasih pasukan air yang jatuh ke bumi, telah turut mengamini tiap kata dalam hatiku. semoga kata-kata terakhir agar dia berjabat tangan dengan ayahku dalam sebuah prosesi sakral, ijab qabul, teraminkan juga. kalaupun itu tidak menjadi sebuah kenyataan, izinkan sisa sayap kupu-kupu tadi tetap ada dalam tiap sel penyusun ususku.

Senin, 18 November 2013

the last episode

selamat malam.

pukul 21.00.
adalah waktu yang terlalu pagi untuk terlelap dan melayang kealam yang jauh lebih indah, sesaat.

pukul 00.00 bahkan 01.00
adalah waktu yang tepat untuk terlelap, bagi kami, para pencari gelar.

atau pukul berapapun itu, untuk memejamkan mata sejenak, barang 5 menit

mungkin benar kata orang, sekuat apapun kamu berusaha, kalau Sang Rabbi berkehendak menetap, ya menetap sajalah. begitu pula aku. mungkin aku terlalu berambisi yang tak berisi, mengubah nasib dengan usaha yang tak sebanding dengan hasil yang diinginkan. tenggelam sajalah.

tahun pertama,
pemberontakan ingin segera mengakhiri studiku, dan beralih ke studi yg lain, surat ijin tak turun.

tahun kedua,
pemberontakan. namun hanya sebesar buah nangka. dan surat ijinpun masih belum turun. entah, fase ini aku mulai jatuh cinta.

tahun ketiga,
sudah lelah. mulai menyadari inchi demi inchi yang terjadi. memahami. kembali mengisi hari dengan senyuman. dan yang jelas, bertambah sedikit demi sedikit kecintaanku.

the last espisode.
akhirnya berakhir. episode terkahir akan segera terjadi. final paper. lembur. dosen. jenuh. bosan. marah. bingung. step by step. terselesaikan dengan apik. kupu-kupu siap terbang.

Jumat, 16 Agustus 2013

2012 period turn into 2013 period

sertijab. serah terima jabatan dari periode 2012 ke periode 2013. adalah suatu moment dimana purna sudah tugas periode 2012 dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengurus senat mahasiswa prodi S1 farmasi. dan dimulailah kepengurusan baru. jelas dengan ide-ide yang mengalir deras dan segar. pemilihan pengurus dilakukan oleh tim kpum dan ketua terpilih, Hananun. dan atas rekomendasi divisi internal, utamanya bagian kaderisasi.





Hananun. sang ketua terpilih di kepengurusan 2013-2014 sedang membacakan sumpah pengurus yang disaksikan oleh Puket III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Agus Supridjono. khidmat. diikuti pengurus sema S1 yang lainnya. dengan memegang dada masing-masing dan memegang pundak rekan sebelahnya. minimalis. aku menamainya, kebersamaan. memang dalam realisasinya bakal banyak selisih paham antara satu orang dengan yang lainnya. tapi, itu bumbu unik dalam organisasi. kamu tidak akan belajar apa-apa tanpa adanya selisih paham. setidaknya begitu.
2012. merekalah para pengurus lama. bersama-sama memajukan senat mahasiswa S1 farmasi. "sudah saatnya kami purna, dan melihat kesuksesan kepenguruan kalian. dengan sesuatu yang lebih baru tentunya, dari kalian, pengurus 2013-2014. maaf kalau kepengurusan kami masih banyak lubang disana-sini. harapan kami, tambal lubang itu. kerjakeras kami, hanya untuk kalian dan senat mahasiswa ini. bangun kerjasama dengan sesama pengurus juga dengan pengurus senat mahasiswa D3 farmasi ataupun D3 anafarma. jangan putus silaturahmi dengan kami. mohon doakan yang terbaik untuk studi kami, para pengurus lama, yang harus segera meninggalkan kampus kita tercinta."


beginilah aksi para senior-junior. tidak ada perbedaan. kita sama. hanya berbeda dimensi waktu kepengurusan. tertawa, pun berbagi. jaga komunikasi. suatu saat di saat dimensi waktu menunjukkan kita pada titik kesuksesan kita masing-masing, saya harap masih bisa untuk saling berbagi. (re:gambar kanan&bawah)
acara ini tidak akan berhasil se-khidmat ini kalau tidak ada tangan-tangan pekerja sekaligus pemikir, para panitia sertijab, juga kpum. tim yang solid, meski harus berkejaran dengan waktu. terima kasih.










buka bersama. adalah moment terakhir di acara sertijab kali ini. duduk bersama dengan masing-masing ketua prodi, bercakap ringan ala pembuka puasa, tertawa renyah juga malu-malu karena ingin meminum segelas tambahan kolak pisang yang manis. dan gengsi saat ingin meminta potongan buah semangka yang letaknya berseberangan sangat jauh.

"inilah akhir cerita kami yang menjadi awal cerita kalian. sebuah organisasi bukan ajang untuk mencari sensasi dengan aksi-aksi tak berisi. bukan kesempurnaan yang dituntut dalam sebuah organisasi, melainkan tenggung jawab. selisih paham itu hal biasa. saat selisih paham itu datang, berarti ada perhatian dari rekan kerja yang lain tentang kinerja kita. saat diri ingin memperlihatkan keunggulan pribadi, ingatlah kalian ada dalam sebuah kata "kita" bukan "aku" atau "kamu". seniormu tidak menuntut apa-apa, seniormu pula tidak menginginkan imbal balik. kami, seniormu, akan membantu kalian, walaupun tidak seberapa. setidaknya, kalian masih menjadi sedikit tanggungjawab kami, senior pengurus 2012-2013 sebelum kami resmi meningglakan kalian 1 tahun kemudian, inshaAllah. selamat bekerja, berkarya, dan berjaya."

Selasa, 16 Juli 2013

i'm a pharmacist, and i'm proud

what do you think about a pharmacist ?

dulu, saya bahkan tidak tahu menahu tentang farmasis. yang saya tahu, hanya pelayanan orang-orang di apotek. dan dengan sadisnya saya menyebut mereka sebagai tukang obat. ya, begitu. menawarkan dan memberikan obat, sudah semacam itu. tidak ada nilai plus dimata saya tentang farmasis.

semakin kesini, saya semakin sadar apa itu farmasis. di Indonesia, memang profesi ini masih kurang familiar di telinga masyarakat, dibandingkan dengan profesi dokter dan perawat, sebagai tenaga medis. namun, adanya kesinergisan antara tenaga-tenaga kesehatan di Indonesia, akan membawa pengaruh luar biasa di dunia kesehatan Indonesia. diharapkan tidak ada lagi kesalahan dalam diagnosa, pemberian obat, bahkan perawatan.

sejatinya, seorang farmasis itu tidak hanya mempelajari tentang obat semata. namun, banyak kerumitan-kerumitan tersendiri yang dipelajari oleh seorang farmasis. mulai dari formulasi teknologi sediaan obat, baik berbahan dasar sintetis atau berbahan dasar alam, perjalanan obat dalam tubuh, respon tubuh terhadap obat yang dikonsumsi, sistem imun manusia, hingga memperkirakan masa simpan obat agar aman dikonsumsi pasien dan tidak menimbulkan efek toksik atau keracunan pada pasien.

dewasa ini profesi farmasis tidak hanya memberikan pelayanan pada pasien di apotek-apotek saja. namun, sudah banyak farmasis yang mulai terjun di dunia industri farmasi. farmasis-farmasis Indonesia, tentunya, sudah banyak yang terjun di dunia industri famasi nasional maupun internasional.

pelayanan farmasis langsung pada pasien, sering disebut dengan farmasis yang bergerak di bidang farmasi klinik. mereka berkomunikasi langsung dengan pasien mengenai obat yang diresepkan dari dokter berdasarkan gejalanya. selain itu, farmasis juga  melakukan pemberian informasi mengenai obat yang diberikan pada pasien. mulai efek samping yang akan timbul jika obat tersebut dikonsumsi berlebih dan dalam jangka panjang, cara minum obat agar didapat efek terapi yang tepat dan cepat, interaksi obat satu dengan yang lainnya, hingga cara penyimpanan obat yang tepat agar stabilitas obat tidak rusak. farmasis juga hendaknya memberikan edukasi mengenai obat yang dikonsumsi, sehingga pasien tidak akan salah dalam mengkonsumsi obat.

farmasis bertanggungjawab atas obat-obat yang diresepkan dokter pada pasien. oleh karena dengan adanya komunikasi, informasi, dan edukasi, diharapkan tidak ada lagi penyalahgunaan obat (drug abuse) maupun obat yang salah dalam penggunaannya untuk memberikan efek tertentu pada pasien (drug missuse). contohnya saja, obat-obat golongan narkotik. sejatinya, obat-obat golongan narkotik ini digunakan untuk mengobati pasien yang memiliki gangguan pada sistem syaraf. namun, kurangnya komunikasi, informasi, dan edukasi tentang obat golongan narkotik pada masyarakat, mengakibatkan banyak pihak-pihak tertentu yang menggunakan obat golongan ini untuk memberikan efek-efek tertentu tanpa memperhatikan efek samping dan dosis pakai. inilah, yang menjadi salah satu tanggungjawab farmasis.

mungkin ini yang bisa saya sampaikan mengenai apa itu farmasis, dan sedikit tanggungjawab sebagai seorang farmasis. semoga tulisan saya ini bisa memberikan sedikit gambaran tentang profesi yang mulai dilirik anak-anak muda demi kemajuan dunia kesehatan Indonesia. saya, memang masih mengemban kewajiban sebagai salah seorang calon farmasis Indonesia. kedepannya saya harap farmasis, dokter, perawat, dan tenaga kerja kesehatan lainnya dapat bersinergi membentuk atmosfer yang lebih baik bagi dunia kesehatan Indonesia.

jayalah farmasis !

Septy Aliya Nur Chakima


#ps : sebagai calon farmasis, yang hobi menulis, saya masih butuh saran dan kritik dari para ahli, kalau ada salah mengenai tulisan saya, harap direvisi. terimakasih. Viva La Pharmacie !