Sabtu, 02 Februari 2013

kopi

kopi, senantiasa mengembalikan mood-ku di setiap pagi
sangat setia

apakah kamu seperti kopi ?
setia membuka kerongkongan yang haus akan kesetiaan dan imajinasi

ah, kamu kan pembenci kopi
mana mungkin kamu mau sekedar bersandar untuk meluluh-lantakkan kerongkongan kering ini

apakah kamu tidak penasaran dengan kopi ?
kalau iya, aku bisa menerangkan sejenak

kemari, duduklah disampingku, bersandarlah sebentar saja
dengarkan ceritaku tentang kopi, ini versiku

kopi itu terlalu pahit kalau kamu menenggaknya terlalu jauh dan tanpa perasaan
semacam cinta yang terlalu kuat untuk dipertahankan, sendirian
seperti air mata dari sang bunda saat melihatmu bertindak aneh
dan semacam kekecewaan saat mimpimu tak dapat kamu kendalikan, diluar batas

kopi itu terlalu ngeres kalau kamu menenggaknya terlalu kasar
semacam cinta yang tak berujung pada sebuah kebahagiaan
seperti kemarahan dari sang ayah saat melihatmu pulang terlalu larut dengan pacarmu
dan semacam kekhawatiran akan sebuah ketidakpastian

kopi, itu seperti hidup
one side is too dark, and one side is too bright

kopi itu manis, kalau kamu merasakan dengan lidah terindah yang disertai perasaan
semacam cinta yang senantiasa menyelimuti sepasang insan ditiap pagi
seperti senyuman bangga dari sang bunda saat melihatmu menyematkan baju toga dibadanmu
dan semacam kekuatan untuk menaklukkan liarnya dunia

kopi itu legit, kalau kamu merasakan dengan kehangatan, seperti sweater  yang menghangatkanmu malam tadi
semacam cinta yang diucapkan sang pria pada wanitanya saat menjelang tidur
seperti kepuasan dari sang ayah saat melihatmu bersanding dengan seorang pria pilihanmu
dan semacam kesetiaan akan sebuah impian

ini versiku dalam menikmati kopi
use your feeling, that's it !

sudaah, ini kopi sesuai imajinasiku
apakah kau mau berlayar lagi ?
silakan, berlayarlah
kopi ini senantiasa menemanimu,
suatu hari nanti, kau akan merindukan kopi versiku, dan pulang ...

chakiii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar